BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sunday, 25 December 2011

aku yang sendiri

keriuhan suara-suara yang berkumandang,
seakan tidak kedengaran.
biarpun di bibir mengukir senyum,
perasaan tidak begitu,
seringkali ucapan-ucapan halus,
datang bertamu di jiwa,
mengucup hati,
dan melahirkan titisan-titisan lembut di lopak mata.
titisan itu akhirnya menjadi renyai gerimis
tatkala diri terpinggir sepi.
biarpun dikelilingi,
aku tetap sendiri.
berjalan seorang di lapangan tidak berarah.
ada yang sudi menemani,
tetapi sekadar di balik bayang-bayang
yang tercipta dari cahaya suram.
semakin berasa tersisih,
bila diri dibiar bila tiada perlunya.
melayanglah aku bersama angin,
melewati hariku,
bila angin berhebti bertiup,
terjatuhlah aku ke dalam kabus.
di kemudiannya,aku dipukul ombak,
terdampar di tepian pantai,
berteleku di atas pasir.
kesamaran cahaya yang hampir tenggelam,
menandakan,
berakhirnya sebuah kisah,
dan akan tercipta lagi kisah,
di hari kemudian...

No comments:

Post a Comment